Mainkan Lilipaly Menjadi Starter, Begini Alibi Teco

Juru tak-tik Bali United, Stefano Cugurra Teco segera memainkan Stefano Lilipaly kala kesebelasannya melawan Bhayangkara FC di Stadion Patriot Chandrabhaga, Jumat (13/9).

Di partai lanjutan Liga 1 ini, Lilipaly diturunkan semenjak pertandingan dibuka. Namun dia ditarik keluar oleh Yabes Rony pada pertengahan paruh ke 2.

Keputusan Teco menurunkan pemain tim nasional Indonesia ini lantas memicu beberapa pertanyaan. Namun sang juru tak-tik berujar jika sang bintang berpikir baik-baik saja dan bersedia dimainkan.

“Stefano siap diturunkan. Keadaan fisiknya amat bagus dan ia berpikir tak soal segera bermain semenjak menit perdana walau baru saja memperkuat tim nasional Indonesia, ” tutur juru tak-tik dari Brasil kala konferensi pers, Jumat (13/9).

“Saya bertanya padanya dan ia bersedia. Ia jua mau berlaga, jadi tak terdapat sebab aku mengistirahatkannya, ” lanjut Teco.

Sebagaimana yang diketahui, Stefano Lilipaly belum lama menjalani 2 pertandingan vital bareng tim nasional Indonesia. Dia dimainkan di 2 laga Kualifikasi Piala Dunia kontra Malaysia dan Thailand.

Pada 2 laga ini bintang keturunan Belanda ini jua main maksimal sepanjang Waktu normal. Penyebab ini juga yang membikin beberapa pihak mempertanyakan keputusan Teco yang rasa-rasanya tak memberikannya masa istirahat.

Adapun laga Bhayangkara kontra Bali United usai seri tanpa goal. Score seri ini membikin Serdadu Tridatu masih solid di pucuk klasemen Liga 1 dengan perolehan 41 angka.

Barcelona Resmi Jual Suarez menuju Celta Vigo

Barcelona mencapai kata sepakat dengan Celta Vigo untuk menjual Denis Suarez. Kepastian transfer Suarez menuju Celestes diresmikan oleh situs resmi Blaugrana Minggu (30/6/2019) masa setempat.

Celta Vigo dikatakan memperoleh Denis Suarez dengan biaya transfer 12, 9 juta € (208 miliar rupiah) plus tambahan sampai bisa sampai 3, 1 juta €.

Penyerang berumur 25 tahun ini direkrut Barcelona dari Villareal di tahun 2016. Tapi, dia tidak berhasil lolos tim inti.

Endingnya, Suarez pernah ditransfer sebagai pemain pinjaman menuju Arsenal pada fase ke 2 kompetisi musim 2018-19. Cedera dan kesusahan menyesuaikan diri membikin Suarez tidak berhasil menunjukkan kapasitasnya hingga kembali menuju Nou Camp.

Keputusan Suarez menuju Celta Vigo dianggap menjadi keputusan ideal. Pasalnya, Blaugrana disinyalir bakal merekrut pemain bintang dan sekarang di pos yang beroperasi di sektor sayap yang pada umumnya ditempati oleh Suarez sudah bercokol sejumlah nama terkenal. Sukar untuknya kompetitif memperoleh 1 tempat itu pada kompetisi musim berikutnya.

Kontrak ini adalah ke 2 kalinya Suarez menuju Celestes, di mana dia memulai karier sepakbola bareng kesebelasan junior Celta.

“Barcelona mau mengucapkan terima kasih pada Denis Suarez atas komitmen dan dedikasinya, dan berharap ia dapat sukses pada masa mendatang, ” tulis pengakuan resmi Blaugrana.

Suarez semenjak gabung dengan Barcelona sudah tampil 71 laga resmi dengan menyarangkan delapan goal dan mempersembahkan 5 trofi, salah satu diantaranya 1 piala Liga Spanyol.

Di Celta Vigo, Denis Suarez bakal dikontrak sepanjang 4 kompetisi musim dan berkostum dengan nomor punggung 6.

Klopp Tidak Sekalipun Ragukan Naby Keita

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengakui tidak sekalipun ragu dengan kualitas Naby Keita. Menurut dirinya, bintang 24 tahun ini hanya membutuhkan waktu untuk beradaptasi.

“Orang-orang meminta apabila Kamu menebus duit untuk bintang yang tiba, semenjak hari perdana ia segera berlaga penuh. Ini bakal menyenangkan apabila terus semudah ini. Keita perlu waktu, kami memberikannya waktu dan kini ia terdapat di sana, ” tutur Klopp di Soccerway.

Naby Keita bergabung Liverpool pada awal kompetisi musim ini dari RB Leipzig dengan transfer 50 juta pound sterling. Namun begitu, dia pernah sulit adaptasi dan tertendang dari kesebelasan inti.

Meskipun begitu, Keita tidak menyerah dan senantiasa kerja keras. Usahanya tidak sia-sia sebab performanya senantiasa meningkat. Di dalam 5 pertandingan paling akhir Liverpool, bintang dari Guinea ini sampai-sampai menyumbang tiga gol. Klopp juga senang dengan penampilan sang gelandang.

“Melawan Huddersfield Town tentu penampilan paling bagusnya di beberapa area. Ia rileks di waktu yang ideal, amat, amat bagus dan agresif di kala yang ideal. Ia memenangkan bola, memblokir bola, menutup celah, mengoper bola, berputar dan melahirkan beberapa kejadian baik. Ini performa yang luar biasa, ” tutur Klopp.

 

UEFA Selidiki Legalitas Bintang Naturalisasi Tim nasional Ukraina

Soal bintang naturalisasi pada nyatanya tak cuma dirasakan Ezra Walian saja, namun jua Junior Moraes. Legalitas bintang naturalisasi tim nasional Ukraina itu dipermasalahkan induk sepakbola Eropa, UEFA.

Junior Moraes dinilai melakukan pelanggaran peraturan FIFA tentang waktu tinggalnya di Ukraina. Sekarang UEFA tengah menyelidiki kasus bintang asal Brasil itu usai sebelumnya Portugal serta Luksemburg melakukan protes pada keberadaannya di gelanggang kala menjalani pertandingan kualifikasi Euro 2020 minggu kemarin.

Di dalam peraturan yang tertera di dalam statuta FIFA tentang bintang yang berganti kewarganegaraan, tiap-tiap bintang dituntut buat menetap pada negeri barunya setidaknya sejauh 5 tahun berturut-turut. Sedangkan Moraes menginjakkan kakinya awalnya di Ukraina saat 2012 silam.

Apabila ditengok melalui periode itu, bintang berumur 31 tahun ini sebenarnya telah masuk di dalam kategori 5 tahun yang dimaksud. Tapi, yang jadi soal ialah, eks bintang Dynamo Kiev itu sudah dipinjamkan menuju tim Cina, Tianjin Tianhai, 2017 silam.

Berarti, periode 5 tahun berturut-turut yang telah ditetapkan FIFA tak dapat dipenuhi sang bintang guna berjersey Ukraina. Jika penyelidikan UEFA mendatang bisa dibuktikan, status naturalisasi sang pesepakbola dapat dibatalkan.

Laporan itu jelas amat merugikan anak didik Andriy Shevchenko. Sebab bintang yang sekarang membela Shakhtar Donetsk ini belum lama melakoni debut gemilangnya kala menahan seri Portugal tanpa goal tengah minggu kemarin.

Jelang Lawan Schalke, Gundogan Tidak Ingin Manchester City Merasa Nyaman

Ilkay Gundogan meminta Manchester City bisa menunjukkan gaya performa sendiri pada laga penentuan melawan Schalke 04. Dia juga memperingatkan rekan setimnya untuk tak merasa terlampau nyaman lantaran kemenangan pada leg perdana.

Manchester City akan menjalani partai penentuan babak 16 besar Liga Champion vs Schalke 04 sebagai tuan rumah. laga itu akan berjalan di Stadion Etihad, Rabu (13/3) malam. The Citizens sukses mencuri keuntungan bersama menuai hasil positif 3-2 di leg perdana di Veltins Arena bulan lalu. Artinya mereka tak boleh menerima kekalahan lebih melalui 0-1 dari Schalke apabila ingin melaju ke perempat-final.

Kendati begitu, Gundogan tidak mau timnya cuma mengincar pencapaian imbang ataupun maksimal menerima kekalahan 0-1. Dia ingin tim asuhan Pep Guardiola masih menunjukkan ambisi dan usaha memenangi laga.

“Kami tak boleh memberi Schalke banyak peluang. Saya harap kami dapat menampilkan gaya permainan sendiri. Apabila begitu, saya percaya kami dapat memenangi laga, ” tutur Gundogan pada situs resmi Manchester City.

“Kami tidak diperkenankan merasa terlampau nyaman sebab hasil yang didapat pada markas Schalke. Mereka cuma perlu menyarangkan dua gol, menjadi kami tak bisa berpikir terlalu nyaman,” tukasnya.

Lippi Puji Kinerja Mancini di Tim Nasional Italia

Juru tak-tik legendaris tim nasional Italia, Marcello Lippi, mengakui amat girang bersama kinerja Roberto Mancini bareng Gli Azzurri. Menurut pendapatnya, Mancini sudah membukakan gerbang buat para pemain muda berkualitas Italia.

Sejak melatih tim nasional Italia, Mancini sesungguhnya kerap kali memilih pemain-pemain muda. Sejumlah darah muda yang dia panggil merupakan, Nicolo Zaniolo, Bryan Cristante, Lorenzo Pellegrini (AS Roma), Federico Chiesa (Fiorentina) serta Nicolo Barella (Cagliari).

“Saya amat mengagumi penampilan tim nasional Italia di bawa bimbingan Mancini. Dia berani memberi peluang pada para pemain muda. Hal tersebut membikin tim-tim Serie A pun mulai memberi peluang pada wonderkid,” tutur Lippi pada La Nazione.

“Salah 1 bintang yang jadi contoh ialah Zaniolo. Usai Roberto memanggilnya menuju kesebelasan tim nasional, dia mulai mendapat menit berlaga yang setingkat lebih banyak di AS Roma. Lebih lanjut, tersedia juga para pemain sebagaimana Chiesa, Barella, Pellegrini serta Cristante yang mempunyai talenta besar,” tambah lelaki 70 tahun tersebut.

Sekarang, Mancini baru dapat memperoleh 3 hasil positif melalui 8 pertandingan bareng Azzurri. Tapi, Lippi percaya rekor negatif ini bakal bertransformasi jika bintang-bintang muda terus mendapat keyakinan buat bermain.

“Saat ini, mereka telah punya para pemain dengan kemampuan yang amat baik. Aku percaya tim nasional Italia dapat kembali sukses jika bintang-bintang muda kerap mendapat kepercayaan buat main di atas arena pertandingan,” tutup Lippi.

Xhaka Bahas Golnya serta Suspensi Penalti untuk Arsenal

Xhaka Bahas Golnya serta Suspensi Penalti untuk Arsenal

Granit Xhaka jadi sorotan pada pertandingan minggu ke-10 Liga Premier Inggris antar Crystal Palace melawan Arsenal. Kembali main buat ke 3 kalinya menjadi pemain bertahan sebelah kiri, bintang dari Swiss itu ikut menyumbang satu goal. Tapi di samping goal, dia pun yang melakukan pelanggaran Wilfried Zaha dan menjadikan Palace memperoleh tembakan penalti ke 2 pada pertandingan itu.

Tentang goal-nya melalui free kick itu, mantan bintang Borussia Moenchengladbach itu angkat bicara pasca-laga.

“Saya memutuskan buat menendang sebab manajer menanyakan mengapa aku tak ambil free kick ataupun sepak pojok. Aku pikir, ini tendangan bebas perdana di babak pertama, jadi aku ambil. Aku senang ini menjadi goal, sayang team saya tidak memenangi pertandingan,” tutur Xhaka dilansir melalui website resmi Arsenal.

Pertandingan Palace kontra Arsenal sekaligus menghentikan rekor 11 kemenangan berturut-turut The Gunners pada seluruh turnamen. Meski begitu, mereka memperpanjang rekor tidak menelan kekalahan jadi 12 pertandingan berturut-turut. Pada pertandingan itu, tuan rumah menyarangkan brace melalui Luka Milivojevic yang ke 2 nya hadir melalui titik penalti.

Xhaka menjadi penggawa yang melakukan pelanggaran Zaha pada hukuman penalti ke 2 pun mengaku jika ini bisa jadi kesalahannya.

“Berat mengakuinya, namun aku pikir ini penalti yang pantas. Aku mengerjakan kekeliruan dengan menyentuh lutut Zaha, jadi sang pengadil memberi hukuman penalti buat itu,” cetus adik dari bintang tim nasional Albania, Taulant Xhaka itu. Bersama pencapaian itu sendiri, Arsenal tertahan pada urutan empat klasemen sementara Liga Premier Inggris bersama raihan 22 angka melalui sepuluh pertandingan yang sudah mereka jalani.

Dikenal Mesra, Hubungan Neymar dan Aktris Brasil Ini Kandas?

Jalinan cintanya bintang Paris Saint-Germain, Neymar, bersama Aktris Brasil, Bruna Marquezine, digosipkan sudah kandas pada sedang jalan.

Terkenal terus memperlihatkan kejadian mesra serta hangat, jalinan Neymar serta sang pacar sekarang mesti berkesudahan.

Laporan putusnya jalinan ke 2 insan manusia ini telah diakui dengan Bruna Marquezine. Bruna mengatakan apabila koneksi keduanya sudah usai di satu event gala yang diselenggarakan di Kamis (18/10).

Aktris seksi dari Brasil ini juga menuturkan cukup bagaimana koneksi keduanya usai serta siapa yang memutuskan itu.

Bintang Borneo Ini Sebut Tekanan dari Bonek Pengaruhi Mental Tim

Persebaya Surabaya bakal melawan Borneo FC dalam laga lanjutan Liga 1 2018 weekend ke-25 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya di Sabtu (13/10).

Jelang pertandingan itu pemain sayap Borneo FC, Titus Bonai, berpikir optimistis bisa menyerobot angka penuh di markas Persebaya Surabaya.

Tapi ada yang ia takuti yaitu pemain ke-12 Persebaya berjuluk Bonek. Pesepakbola dari Papua itu memperhitungkan tuntutan dari Bonek bakal memiliki imbas pada mentalitas kesebelasannya.

“Mudah-mudahan pada laga mendatang kita dapat main dengan bagus sebab kita tau Bonek amat mengesankan. Namun kita seluruh pemain siap serta bakal memperlihatkan yang paling baik untuk klub, ” katanya.

Sekarang. Borneo FC sesungguhnya sedang dalam tren bagus, usai hasil positif pada 2 laga terbaru. Di minggu ke-23 Borneo bisa memenangkan pertandingan di kandang Madura United dengan score 2-1.

Lantas, di minggu ke-24, mereka bisa menang atas Persipura Jayapura dengan score 2-1. Hal tersebut tentu bakal dijadikan motivasi guna dapat menyerobot poin penuh saat menghadapi Persebaya.

“Kita berharap masih ada trend bagus di 2 pertandingan terbaru. Besok merupakan laga yang lumayan sulit, sebab Persebaya merupakan kesebelasan yang berpotensi, materi pamain lumayan baik, kita seharusnya masih memusatkan perhatian, disiplin, bintang telah akan, saya harap kita dapat curi angka disini, ini incaran kita, ” tentu juru tak-tik Borneo FC, Dejan Antonic.

Cegah Chat Rasis, 2 Bintang PSIS Edukasi Suporter Mulai dari Kalangan Pelajar

Dua bintang PSIS Semarang, Akbar Riansyah serta Muhammad Rio, memberi himbaun krusial pada pendukung dari kalangan pelajar.

Akbar Riansyah serta Muhammad Rio berkunjung menuju SMA Sultan Agung 1 Semarang di Kamis (4/10).

Kedua bintang PSIS Semarang ini menjelaskan jika suport penggemar amat memiliki pengaruh kepada gairah bermain.

Terlebih kala ribuan pendukung menyanyikan chant ataupun lagu suport dengan cara bersama-sama.

Tapi, kedua bintang punya PSIS Semarang ini tak menyarankan para pendukung menyanyikan lagu-lagu yang bernada kebencian.

“Tapi jika lagu-lagu yang menyindir pendukung lainnya, menjelek-jelekan tentu pesepakbola juga memang kurang senang, ” tutur Akbar.

Akbar Riansyah serta Muhammad Rio sengaja tak dibawa pihak klub kala pertandingan PSIS melawan Persela Lamongan yang berjalan hari ini.

Mereka memperoleh mandat melalui kesebelasannya guna memberi materi edukasi pada pendukung melalui kalangan anak sekolah.

Di sisi lain, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana serta Prasarana (Wakasarpras) SMA Sultan Agung 1, Jumianti, mengakui girang dengan kehadiran 2 bintang PSIS.

Anggapannya kedatangan bintang PSIS ke sekolah bisa memberi gairah siswa-siswi guna berprestasi seperti atlet profesional.

“Kalau aku mau siswa-siswi tak cuma cerdas sorak-soraknya saja, tapi juga dapat berprestasi seperti atletnya, ” tutur Jumianti.